Facebook Twitter Instagram
    Facebook Twitter Instagram
    Layanan Pengaduan
    PKM SewoPKM Sewo
    • Beranda
    • Profil
      • Tentang Puskesmas
      • Profil Kepala Puskesmas
      • Visi dan Misi
      • Motto Pelayanan
      • Struktur Organisasi
      • Denah Puskesmas
      • Daftar Pegawai
    • Layanan
      • Informasi Waktu Pelayanan
      • Prosedur Pelayanan
        • SOP Polik KIA/KB
        • SOP Polik Gigi
        • SOP UGD
        • SOP Rekam Medik
        • SOP Polik Umum
      • Alur Mekanisme Pengaduan
      • Jenis Pelayanan
      • Survey Kepuasan Pelanggan
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Pengaduan
        • Formulir Pengaduan
      • Maklumat Pelayanan
      • STANDAR PELAYANAN PUBLIK 2025
      • Tarif Layanan
    • Fasilitas
      • UGD Rawat Jalan
      • Poli
        • Poli Umum
        • Poli Gigi
        • Poli Kia/KB
      • Laboratorium
      • Pelayanan Luar Gedung
        • Posyandu
        • Puskesmas Keliling
    • Informasi
      • Informasi
      • Berita
      • Data Kesehatan
      • Artikel Kesehatan
    • Publikasi
      • Dokumen Perencanaan
      • Dokumen Realisasi
      • Penilaian Kinerja
    • Galeri
      • Galeri Foto
      • Galeri Video
    • Kontak
      • Hubungi Kami
      • Alur Pengaduan
    PKM SewoPKM Sewo
    Home»Penilaian Kinerja

    Penilaian Kinerja

    PENILAIAN KINERJA UPTD PUSKESMAS SEWO 2022

    1. PENGERTIAN

    Penilaian Kinerja Puskesmas adalah suatu upaya untuk melakukan penilaian hasil kerja / prestasi UPTD Puskesmas Sewo selama bulan Januari sampai Desember 2022.

    2. TUJUAN

    Tujuan Umum

    Tercapainya tingkat kinerja Puskesmas yang berkualitas secara optimal dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan kesehatan Kabupaten.

    Tujuan Khusus

    a. Mendapatkan gambaran tingkat pencapaian hasil cakupan dan mutu  kegiatan setahun Manajemen Puskesmas pada akhir tahun kegiatan.

    b. Mengetahui tingkat kinerja Puskesmas pada akhir tahun berdasarkan urutan peningkatan kategori kelompok puskesmas.

    c. Mendapatkan informasi analisis kinerja Puskesmas dan bahan masalah dalam Penyusunan Rencana Kegiatan Puskesmas untuk tahun yang akan datang.

    3. MANFAAT

    a. Mengetahui tingkat pencapaian kunjungan dan target yang harus dicapai.

    b. Dapat melakukan identifikasi dan analisis masalah, mencari masalah dalam penyusunan serta penyelesaian hambatan masalah.

    4. UNSUR-UNSUR YANG DINILAI

    a. Promosi Kesehatan

    • Upaya Promosi Kesehatan
    • Cakupan Upaya Promosi Kesehatan Lainnya
    • Mendorong terbentuknya UKBM

    b. Kesehatan Lingkungan

    • Penyhatan air
    • Hygiene dan sanitasi makanan dan minuman
    • Penyehatan tempat pembuangan sampah dan limbah
    • Penyehatan tempat pembuagan dan jamban keluarga
    • Pengawasan sanitasi tempat-tempat umum
    • Pengamanan tempat pengelolaan pestisida

    c. Kesehatan ibu dan anak termasuk KB

    • Kesehatan Ibu
    • Kesehatan bayi
    • Kesehatan balita
    • Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja
    • Pelayanan KB

    d. Upaya perbaikan Gizi Masyarakat

    • Bayi dengan berat badan lahir rendah
    • Bayi yang beru lahir mendapat IMD
    • Bayi usia kurang dari 6 bulan mendapat ASI Ekslusif
    • Balita kurus mendapat makanan tambahan
    • Balita gisi burk yang mendapat perawatan
    • Balita mempunyai buku KIA/KMS
    • Ibu hamil kuran energi kronik (KEK) yang mendapat makanan tambahan
    • Ibu Hamil Anemia
    • Rumah tangga mengkonsumsi garam beryodium
    • Pemberian vitamin A balita, Bufas dan tablet tambah darah (TTD) Bumil dan remaja putri
    • Pemantauan pertumbuhan balita

    e. Upaya Pencegahan dan Pemberantasn Penyakit Menular

    • Penemuan penderita Pneumonia balita
    • Pelayana kesehatan oranga denga TBC
    • Pelayanan Imunisasi
    • SKD dan respon KLB
    • Kusta
    • DBD
    • Balita denga diare yang ditangani
    • kecacingan an filariasis
    • Hepatitis
    • Typoid
    • Rabies

    f. Upaya pengobatan

    • Kunjungan rawat jalan
    • Pemeriksaan laboratorium

    g. Upya pencegahan dan pemberantasan penyakit tidak menular

    • Desa/Kelurahan yang melaksanaka Kegiatan Posbindu PTM
    • Penderita hipertensi mendapat pengobatan sesuai standar
    • Penderitan DM mendapat pengobatan sesuai standar
    • Kesehatan Mata /pencgahan kebutaan
    • Kesehatan jiwa

    h. Upaya Kesehatan Pengembangan

    • Program Kesehatan Gigi dan mulut
    • Program Pelayanan Kesehatan tradisional
    • Pelayanan Kesehatan Lansia
    • Kesehatan Olahraga
    • Kesehatan Kerja
    • Program Perkesmas

    i. Kegiatan Manajemen Puskesmas

    • Manajemen Umum Puskesmas
    • Manajemen sumber daya
    • manajemen keuangan dan BMN/BMD
    • Manajemen pemberdayaan masyarakat
    • Manajemen Data dan Informasi
    • Manajemen Program

    j. Penilaian Mutu Pelayanan

    • Drop Out Pelayanan ANC (K1-K4)
    • Persalinan oleh Tenaga Kesehatan
    • Penaganan komplikasi obstetric / Resiko Tinggi
    • Error Rate Pemeriksaan darah malaria
    • Kebutuhan terhadap standar ANC
    • Kepatuhan terhadap standar pemeriksaan TB paru
    • Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan puskesmas
    • Tersedian SOP / Protap Pelayanan Puskesmas
    • Tim Mutu Puskesmas

    5. CARA MENGHITUNG

    Nilai akhir cakupan kegiatan Pelayanan Kesehatan Puskesmas:

    • Menghitung pencapaian cakupan hasil 7 (tujuh) kelompok kegiatan pelayanan kesehatan, masing-masing kegiatan dihitung rat-ratanya dari hasil masing-masing variabel, sedangkan tiap-tiap variabel dihitung dari rata-rata variabel.

    Nilai Akhir target pencapaian mutu kegiatan Pelayanan Kesehatan Puskesmas:

    • Dihitung berdasarkan cakupan komponen mutu pelayanan dari rata-rata nilai setiap skala yang sesuai dengan variable

    Nilai Akhir Tingkat Manajemen Puskesmas :

    • Cara penilaian sama seperti pada penilaian mutu pelayanan dengan menggunakan penilaian berdasarkan skala.

    6. PENILAIAN AKHIR

    Kelompok Puskesmas diterapkan setelah ada verifikasi dan pembahan puskesmas bersama Dinas Kabupaten / Kota, dan informasi yang dikirim oleh Puskesmas telah telaah / diteliti oleh tim di tingkat Kabupaten /Kota.

    Penilaian Kinerja Puskesmas Mencapai 2 (dua) komponen penilaian yaitu:

    • Penilaian Kinerja Puskesmas hasil pencapaian cakupan kegiatan pelayanan kesehatan
    • Penilaian Kinerja Puskesmas hasil manajemen puskesmas.

    Penilaian Kinerja ditetapkan angka-angka ambang untuk tingkat kelompok puskesmas yaiyu:

    Cakupan Pelayanan:

    • Kelompok I        :  Tingkat Pencapaian Hasil ≥ 91 % (baik)
    • Kelompok II       :  Tingkat Pencapaian Hasil = 81 – 90 % (cukup)
    • Kelompok III      :  Tingkat Pencapaian Hasil < 80 % (kurang)

    Manajemen Puskesmas

    • Kelompok I        :  Nilai Rata – Rata ≥ 8,5  (baik)
    • Kelompok II       :  Nilai Rata – Rata = 5,5 – 8,4  (cukup)
    • Kelompok III      :  Nilai Rata – Rata < 5,5 (kurang).            

    7. HASIl PENCAPAIAN

    Pencapaian Hasil Kinerja UPTD Puskesmas Sewo dapat digambarkan sebagai berikut :

    • Cakupan Pelayanan dengan tingkat pencapaian hasil 85% dalam kategori kelompok II yaitu  Cukup.
    • Manajemen Umum Puskesmas dengan nilai rata-rata ≥ 9,68 dalam kategori kelompok I yaitu Baik.
    • Manajemen Mutu Puskesmas dengan nilai rata-rata ≥ 9,77 dalam kategori kelompok I yaitu Baik.
    REKAPITULASI PERHITUNGAN CAKUPAN KOMPONEN KEGIATAN
    KINERJA PUSKESMAS
    
                   Puskesmas                   : SEWO
                   Kabupaten/Kota             : SOPPENG
                   Tahun                           : 2022
    
    NOKOMPONEN KEGIATANHASIL CAKUPAN ( % )
    IPELAYANAN PROMOSI KESEHATAN100
    IIPELAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN KESEHATAN KERJA DAN OLAH RAGA93
    IIIPELAYANAN KESEHATAN KELUARGA88
    IVPELAYANAN GIZI83
    VPELAYANAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR92
    VIPELAYANAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PTM DAN KESWA71
    VIIPELAYANAN SURVEILANS DAN IMUNISASI114
    VIIIUPAYA PENGOBATAN83
    IXUPAYA KESTRAD57
    LAMPIRAN CAKUPAN KEGIATAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
      NOJENIS KEGIATAN  SATUANJUMLAH SASARANTARGET SASARAN (T)PENCAPAIAN (H)CAKUPAN
    VARIABEL (V)SUB VARIABEL (SV)
    IIIUPAYA KESEHATAN  KELUARGA    88 
    AKesehatan IbuXXXX99X
     1 Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil sesuai standar (K4) (88%)Ibu Hamil163106106x100
     2 Cakupan  Ibu Bersalin yang mendapatkan Pertolongan Persalinan oleh tenaga kesehatan di Fasilitas Kesehatan sesuai standar ( 88 %)Ibu Bersalin156156152x97
     3 Cakupan Desa Melaksanakan Kelas Ibu hamil (50%)Jumlah Desa100100100x100
    BKesehatan BayiXXXX101X
     1 Cakupan  Bayi Baru lahir usia 0-28 hari yang mendapatkan pelayanan sesuai standar (KN Lengkap) (90%)Neonatus148148150x101
     2 Cakupan Kunjungan  bayi  sesuai standar        (95% )Bayi133148150x101
    CKesehatan BalitaXXXX100X
     1 Cakupan Pelayanan Anak  Balita  ( 77 % )Balita591565565x100
     2 Cakupan Pelayanan Kesehatan anak Balita  Sakit yang dilayani  MTBS (100%)Jumlah Balita Sakit berobat ke Pukesmas369369369x100
    D Kesehatan Anak Usia sekolah dan RemajaXXXX96X
     1 Cakupan Peserta Didik kelas 1 yang mendapat penjaringan Kesehatan (100%)Jumlah Peserta didik150150139x93
     2 Jumlah Sekolah Dasar (SD/MI/SDLB)  yang dilakukan penjaringan kesehatan bagi peserta didik kelas 1 (100%)Sekolah141414x100
    EPelayanan Keluarga BerencanaXXXX55X
     1 Keluarga mengikuti program Keluarga  Berencana (73%)PUS ber KB240924092077x86
     2 Cakupan KB Pasca Persalinan (Ibu menggunakan kontrasepsi langsung sesudah melahirkan s/d 42 hari sesudah melahirkan (40 %)Bulin15615235x23
    FPelayanan Kesehatan LansiaXXXX79X
     1 Jumlah Lansia umur ≥ 60 tahun yang mendapat pelayanan (56 %)Lansia  ≥ 6024041346772x57
     2. Jumlah Posyandu Lansia (50 %)Jumlah Posyandu Lansia171717x100
    NoINDIKATORDEFINISI OPERASIONALCARA PERHITUNGAN 
    Kegiatan Program   
    1K4Cakupan ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai dengan standar paling sedikit 4x dengan distribusi waktu 1x pada trimester 1, 1x pada trimester ke 2, 2x pada trimester  ke 3 di suatu wil, kerja pada kurun waktu tertentuCakupan ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai dengan standar paling sedikit 4x dengan distribusi waktu 1x pada trimester 1, 1x pada trimester ke 2, 2x pada trimester  ke 3 di suatu wil, kerja pada kurun waktu tertentu DIBAGI Jumlah sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja pada waktu tertentu 
    2PNCakupan ibu bersalin yang mendapat pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di suatu wil. Kerja dalam kurun waktu tertentuCakupan ibu bersalin yang mendapat pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di suatu wil. Kerja dalam kurun waktu tertentu DIBAGI Jumlah sasaran ibu bersalin di suatu wilayah kerja pada waktu tertentu 
    3PN DI FASYANKESCakupan ibu bersalin yang mendapat pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di fasilitas pelayanan kesehatan  di suatu wil. Kerja dalam kurun waktu tertentuCakupan ibu bersalin yang mendapat pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di fasilitas pelayanan kesehatan  di suatu wil. Kerja dalam kurun waktu tertentu DIBAGI Jumlah sasaran ibu bersalin di suatu wilayah kerja pada waktu tertentu 
    4KN LengkapCakupan neonatus mendapatkan pelayanan sesuai standar paling sedikit 3 kali dengan distribusiwaktu: 1 x pd usia 6-48 jam, 1x pada usia 3 – 7 hari, dan 1 x pada usia 8 – 28 hari setelah lahir di suatu wil. Kerja pada kurun waktu tertentu.(jumlah neonatus yangmendapat 3 kali layanan KN sesuai standar di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu DIBAGI jumlah seluruh sasaran lahir hidup di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun) 
    5Jumlah Balita yang berobat ke PuskesmasBalita sakit yang mencari pengobatan ke Puskesmas dalam kurun waktu 1 tahunBalita sakit yang mencari pengobatan ke Puskesmas dalam kurun waktu 1 tahun DIBAGI jumlah sasaran balita di wilayah kerja Puskesmas dalam waktu 1 tahun 
    6Jumlah Balita yang dilayani MTBSJumlah balita sakit yang datang berobat ke Puskesmas dilayani dengan pendekatan MTBS dalam kurun waktu 1 tahunJumlah balita sakit yang datang berobat ke Puskesmas dilayani dengan pendekatan MTBS dalam kurun waktu 1 tahun DIBAGI jumlah balita sakit yang datang berobat ke Puskesmas dalam kurun waktu 1 tahun 
    7Puskesmas melaksanakan kelas ibuCakupan puskesmas yang minimal 50% desa / kelurahan di wil. Kerjanya melaksanakan kelas ibu dalam kurun waktu 1 tahunCakupan puskesmas yang minimal 50% desa / kelurahan di wil. Kerjanya melaksanakan kelas ibu dalam kurun waktu 1 tahun DIBAGI Jumlah Puskesmas di suatu wil. Kerja dalam waktu tertentu 
    8   Penjarkes peserta didik kelas 1 (yang mencakup target 100% sekolah sasaran)
     
    Jumlah SD yang dijaringCakupan sekolah (SD/MI/SDLB ) yang dilakukan penjaringan kesehatan  bagi Peserta Didik kelas 1 dalam wilayah kerja puskesmas dalam kurun waktu 1 tahun ajaran.Cakupan sekolah (SD/MI/SDLB ) yang dilakukan penjaringan kesehatan  bagi Peserta Didik kelas 1 dalam wilayah kerja puskesmas dalam kurun waktu 1 tahun ajaran DIBAGI Jumlah Sekolah (SD/MI/SDLB) di suatu wil. Kerja dalam waktu tertentu 
    9Jumlah Peserta Didik Kelas 1 yang dijaringCakupan peserta didik kelas 1 SD/MI/SDLB  yang mendapatkan penjaringan kesehatan di wilayah kerja puskesmas  dalam kurun waktu 1 tahun ajaran.Cakupan peserta didik kelas 1 SD/MI/SDLB  yang mendapatkan penjaringan kesehatan di wilayah kerja puskesmas  dalam kurun waktu 1 tahun ajaran DIBAGI Jumlah peserta didik kelas 1 SD/MI/SDLB di wilayah kerja puskesmas 
    10Jumlah Kelompok Lansia / Posyandu Lansia yang AktifJumlah Posyandu Lansia / Posbindu Lansia yang frekuensi pertemuannya minimal 4 kali dalam 1 tahunJumlah absolut Posyandu Lansia aktif DIBAGI total Posyandu Lansia 
    11Lansia umur > 60 tahun yang dibina / yang mendapat pelayananLansia (umur > 60 tahun) yang dibina / yang mendapat pelayanan kesehatan / diskreening kesehatannya di wilayah kerja Puskesmas minimal 1 kali dalam kurun waktu 1 tahunJumlah Lansia yang dibina / yang mendapat pelayanan  kesehatan/diskrining (umur > 60 tahun) DIBAGI Jumlah sasaran Lansia (umur > 60 tahun) di wilayah kerja dalam kurun 1 tahun 
    KB   
    12Pelayanan Keluarga BerencanaPUS 4 T ber KBPUS dimana istrinya memiliki salah satu kriteria “4T” yaitu : 1) berusia kurang dari 20 tahun; 2) berusia lebih 35 tahun; 3) telah memiliki anak hidup lebih dari 3 orang; atau 4) jarak kelahiran antara satu anak dengan lainnya kurang dari 2 tahun.Persentase PUS dengan “4T” yang menjadi peserta KB terhadap seluruh PUS dengan “4T” di wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah PUS “4T” ber-KB / Jumlah PUS dengan “4T”
    x 100%
     
    16KomplikasiPeserta KB baru atau lama yang mengalami gangguan kesehatan mengarah pada keadaan patologis, sebagai akibat dari proses tindakan/pemberian/pemasangan
    alat kontrasepsi yang digunakan seperti: perdarahan, infeksi/abses, fluor albus bersifat patologis, perforasi, translokasi, hematoma, tekanan darah meningkat, perubahan HB, expulsi (Depkes, 2005:16)
    Persentase peserta KB yang mengalami komplikasi terhadap seluruh peserta KB aktif di wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah Kasus Komplikasi/
    Jumlah peserta KB aktif
    x 100%
     
    13KegagalanKasus terjadinya kehamilan pada peserta KB aktif yang pada saat tersebut menggunakan metode kontrasepsi (Depkes, 2005:15)Persentase peserta KB yang mengalami kegagalan kontrasepsi terhadap
    seluruh peserta aktif di wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah Kasus Kegagalan KB / Jumlah peserta KB aktif x 100%
     
    14Efek SampingPeserta KB yang mengalami efek yang tidak diinginkan akibat pesertaan alat kontrasepsi tetapi tidak menimbulkan akibat yang serius (PMK 97)= Jumlah peserta KB yang mengalami efek samping / Jumlah peserta KB aktif x 100% 
    15Drop OutPeserta yang tidak melanjutkan pesertaan
    kontrasepsi (drop-out) dalam satu tahun kalender dibandingkan jumlah peserta aktif di wilayah kerja tertentu. Kasus DO tidak termasuk mereka
    yang ganti cara.
    = Jumlah kasus drop-out / Jumlah peserta KB aktif x 100% 
    16 Peserta KB Aktif KondomPeserta KB baru dan lama yang masih aktif memakai kondom terus-menerus hingga saat ini untuk menjarangkan kehamilan atau yang mengakhiri kesuburan.Persentase peserta kondom aktif terhadap total Peserta KB Aktif, di suatu wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah peserta Kondom Aktif / Jumlah Peserta KB Aktif x 100%
     
    17PilPeserta KB baru dan lama yang masih aktif memakai kontrasepsi pil terus-menerus hingga saat ini untuk menjarangkan kehamilan atau yang mengakhiri kesuburan.Persentase peserta KB pil aktif terhadap total Peserta KB AKtif, di suatu wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah peserta KB Pil Aktif / Jumlah Peserta KB Aktif x 100%
     
    18SuntikPeserta KB baru dan lama yang masih aktif memakai kontrasepsi suntik terus-menerus hingga saat ini untuk menjarangkan kehamilan atau yang mengakhiri kesuburan.Persentase peserta KB suntik aktif terhadap total Peserta KB Aktif, di suatu wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah peserta KB Suntik Aktif / Jumlah Peserta KB Aktif x 100%
     
    23AKDRPeserta KB baru dan lama yang masih aktif memakai AKDR hingga saat ini untuk menjarangkan kehamilan atau yang mengakhiri kesuburan.Persentase peserta AKDR aktif terhadap total Peserta KB Aktif, di suatu wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah peserta AKDR Aktif / Jumlah Peserta KB Aktif x 100%
     
    19ImplanPeserta KB baru dan lama yang masih aktif memakai implan hingga saat ini untuk menjarangkan kehamilan atau yang mengakhiri kesuburan.Persentase peserta implan aktif terhadap total Peserta KB Aktif, di suatu wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah peserta Kondom Aktif / Jumlah Peserta KB Aktif x 100%
     
    20MOWPeserta KB baru dan lama yang menjalani MOW untuk mengakhiri kesuburan.Persentase perempuan di-MOW terhadap total Peserta KB Aktif, di suatu wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah Perempuan di-MOW / Jumlah Peserta KB Aktif x 100%
     
    21MOPPeserta KB baru dan lama yang menjalani MOP untuk mengakhiri kesuburan.Persentase laki-laki di-MOP terhadap total Peserta KB Aktif, di suatu wilayah kerja tertentu.
    = Jumlah Laki-laki di-MOP / Jumlah Peserta KB Aktif x 100%
     
    22Jml  Peserta KB AktifPeserta KB baru dan lama yang masih aktif memakai alokon terus-menerus hingga saat ini untuk menjarangkan kehamilan atau yang mengakhiri kesuburan.Persentase peserta KB aktif terhadap total PUS, di suatu wilayah kerja
    tertentu.
    = Jumlah Peserta KB Aktif / Jumlah PUS x 100%
     
    23Jumlah Peserta KB Paska PersalinanKondomibu yang suami nya menggunakan kontrasepsi kondom langsung setelah istrinya melahirkan (sampai dengan 42 hari sesudah melahirkan)= Jumlah ibu paska persalinan menggunakan KB Pil / Jumlah Peserta KBPP x 100% 
    24PilIbu yang mulai menggunakan KB pil langsung (setelah 3 hari) pasca melahirkan (sampai dengan 42 hari sesudah melahirkan).= Jumlah ibu paska persalinan menggunakan KB Pil / Jumlah Peserta KBPP x 100% 
    25SuntikIbu yang mulai menggunakan KB suntik langsung sesudah melahirkan (sampai dengan 42 hari sesudah melahirkan).= Jumlah ibu paska persalinan menggunakan KB Suntik / Jumlah Peserta KBPP x 100% 
    26AKDRIbu yang mulai menggunakan AKDR langsung sesudah melahirkan (sampai dengan 42 hari sesudah melahirkan).= Jumlah ibu paska persalinan menggunakan AKDR / Jumlah Peserta KBPP x 100% 
    27ImplanIbu yang mulai menggunakan implan langsung sesudah melahirkan (sampai dengan 42 hari sesudah melahirkan).= Jumlah ibu paska persalinan menggunakan implan / Jumlah Peserta KBPP x 100% 
    28MOWIbu yang menjalani MOW langsung sesudah melahirkan (sampai dengan 42 hari sesudah melahirkan).= Jumlah ibu paska persalinan menjalani MOW / Jumlah Peserta KBPP x 100% 
    29MOPIbu yang suami menjalani MOP langsung sesudah istrinya melahirkan (sampai dengan 42 hari sesudah melahirkan).= Jumlah ibu paska persalinan yang suaminya menjalani MOP / Jumlah Peserta KBPP x 100% 
    30Jml Kb Paska PersalinanIbu yang mulai menggunakan alat kontrasepsi langsung sesudah melahirkan (sampai dengan 42 hari sesudah melahirkan).= Jumlah ibu paska persalinan ber KB / Jumlah sasaran ibu bersalin x 100% 
    LAMPIRAN CAKUPAN KEGIATAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
    NOJENIS KEGIATAN   SATUAN  JUMLAH SASARAN  TARGET SASARAN (T)  PENCAPAIAN (H)CAKUPAN
    VARIABELSUB VARIABEL
    (V)(SV)
    IVUPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKATXXXX83X
             
    APelayanan Kesehatan IbuXXXX56X
     1 Presentase ibu hamil anemia (39 % —–2022)bumil16317310X6
     2 Presentase Ibu Hamil  Kurang Energi Kronik (KEK) (13%—–.2022)bumil16317322X13
     3 Cakupan ibu hamil yang mendapat TTD minimal 90 tablet selama masa kehamilan  (82% —– 2022)bumil163173106X61
     4 Cakupan  Ibu Hamil  Kurang Energi Kronik (KEK) yang mendapat Makanan Tambahan (80% —– 2022)bumil1632222X100
     5 Cakupan Ibu Nifas mendapat Kapsul Vitamin A    (76% —-2022)Bufas156152152X100
            
    BPelayanan Kesehatan Bayi dan BalitaXXXX59X
     1 Presentase Bayi dengan berat badan lahir rendah (berat badan < 2500 gram)   (3.8% —-2022)Bayi13315011X7
     2 Cakupan Bayi  baru lahir mendapat IMD    (62% —-2022)Bayi133150129X86
     3 Cakupan Bayi  Usia kurang dari 6 bln mendapat ASI Ekslusif    (50% —-2022)Bayi1339572X76
     4 Cakupan Bayi  Usia 6 bln mendapat ASI Ekslusif    (45% —-2021)Bayi13313494X70
     5 Cakupan Balita 6-59 bulan mendapat Kapsul Vitamin A (88% — 2022)Balita598773766X99
     6 Cakupan Balita Gizi Kurang  mendapat Makanan Tambahan (85% — 2022)Balita5911919X100
     7 Cakupan Balita Gizi Buruk  mendapat Perawatan (86% — 2022)Balita59100X0
     8 Jumlah Balita mendapatkan suplementasi gizi makro(190.000 — 2022)Balita5911515X100
     9 Cakupan Balita yang ditimbang berat badannya D/S (75% — 2022)Balita591738653X88
     10 Cakupan Balita memiliki Buku Kesehatan Ibu dan Anak  (KIA) dan Kartu Menuju Sehat (KMS) (75% — 2022)Balita591738738X100
     11 Cakupan Balita ditimbang yang naik Berat Badannya (N/D) (84% — 2022)Balita591576334X58
     12 Presentase Berat Badan Kurang (BB Kurang dan sangat kurang pada Balita ( 14%—–2022)Balita591726113X16
     13 Presentase Stunting (pendek) dan sangat pendek pada balita (18,4%—-2022)Balita591726129X18
     14 Prevalensi Wasting Gizi Kurang dan Gizi Buruk pada balita (7,5%—–2022)Balita59172677X11
    CPelayanan Kesehatan RemajaXXXX100X
     1 Cakupan Remaja Putri mendapat tablet Tambah darah  (52% — 2021)Balita308308308X100
    DPelayanan Kesehatan KeluargaXXXX100X
     1 Cakupan Rumah tangga mengkonsumsi garam beryodium (86%—-2022)Balita606060X100
    EPelayanan Kesehatan KeluargaXXXX100X
     1Presentase Kab/Kota melaksanakan Suveilans Gizi (80%—2022)Balita111X100
     2Presentase Puskesmas mampu Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita (30%—-2022)Balita111X100
             
    LAMPIRAN CAKUPAN KEGIATAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
     
    NOJENIS KEGIATANSATUAN  JUMLAH SASARANTARGET SASARAN (T)PENCAPAIAN (H)CAKUPAN
    VARIABEL (V)SUB VARIABEL (SV)
    VPELAYANAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR    92 
    APenemuan Penderita Pneumonia BalitaXXXX3,79% x Jumlah Penduduk100,00
     1 Persentase Kab/Kota yg 50% Puskesmasnya melaksanakan Tatalaksana Pneumonia sesuai standar (MTBS/Program ISPA)%000 100,00
     2 Cakupan Penemuan Pneumonia BalitaBalita000 100,00
            
    BPelayanan Kesehatan orang dengan TBC  XXXXPelayanan Terduga TB Sesuai Standar (100%)71,88
     1 Jumlah Penemuan Terduga TuberkulosisOrang24324338 16
     2 Cakupan Penemuan dan Pengobatan Penderita Tuberkulosis%777 100
     3 Angka Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis%744 100
              
    CCakupan Pelayanan P2M Lainnya :      
     1KUSTAXXXX< 1 / 10.000 Penduduk75,00
      Jumlah Desa/Kelurahan  yang dilakukan Intensif Case Finding (ICF)Desa300 0
    Jumlah Penderita Kusta yang ditemukan dan diobatiOrang111100
      Jumlah Penderita Kusta yang dinyatakan RFTOrang111 100
      Jumlah Siswa anak sekolah yang di periksa kusta dan frambusiaOrang140514051405 100
              
     2DBDXXXXIR = 31/100.000100
      a.Jumlah Penderita DBD yang dilayani sesuai StandarOrang555 100
      b.Jumlah Desa/Kelurahan  yang melaksanakan Gerakan 1 Rumah 1 JumatikDesa333 100
      c.Jumlah rumah Bebas Jentik / Angka Bebas Jentik%1009595,98 101
      d.Jumlah Kematian akibat DBD%000 100
            
     3Balita dengan diare yang ditangani  (100%) XXXXIR Balita = 843/1000 Penduduk62,50
      a.Persentase kab/kota yang 80% puskesmasnya melaksanakan tatalaksana diare sesuai standar%000 0
      b.Persentase Kab/kota yang melaksanakan advokasi dan sosialisasi PISP%000 0
      c.Persentase Kab/kota yang mempunyai Layanan ( LROA ) Aktif%323232 100
      d.Cakupan Pelayanan  Diare pada balita%323232 100
      e.Cakupan Pemberian Oralit pada balita%323230 94
      f.Cakupan Pemberian Zinc pada balita%323226 81
             
     4Kasus PMS dan HIV/AIDS yang diobati / ditangani   (100%)XXXXKASUS PMS & HIV DIOBATI (100%)100
      a.Jumlah ibu Hamil yang dilakukan Screening SifilisOrang160160160 100
      b.Jumlah ibu Hamil yang dilakukan Screening HIVOrang154154154 100
      c.Kasus HIV  yang ditemukan dan diobatiOrang000 100
      d.Setiap orang berisiko terinfeksi HIV ( ibu hamil, pasien TB, pasien IMS, waria / transgender, pengguna napza, dan warga binaan lembaga pemasyarakatan ) mendapatkan pemeriksaan HIV sesuai standarOrang158158158 100
            
     5Kecacingan & FilariasisXXXXX100
      a.Jumlah Penderita Kecacingan ditemukan dan diobatiOrang000Kasus Kecacingan di temukan dan di obati ( 100% )100
      b. Cakupan  POPM Kecacingan%253925392539> 75% Sasaran usia 1 – 24 bulan TK / PAUD, SD / MI minum obat100
      c.Cakupan  POPM Filariasis (Pada Puskesmas Endemis)%000Minimal 60% usia 2 – 70 thn minum obat100
      d.Cakupan Tata Laksana Kasus KronisOrang000Penderita kasus kronis filariasis mendapatkan tata laksana penyakit ( 100% )100
            
     6HepatitisXXXXX100
      aJumlah ibu Hamil yang discreening Hepatitis BOrang168168168 100
      bJumlah Ibu Hamil reaksi Hepatitis BOrang333 100
      cJumlah Bayi mendapatkan HbIg%14800 100
      dPersentase  Bayi mendapatkan HBIg kurang dari 24 Jam%14800 100
      eJumlah Bayi usia 9 -12 bulan tes HBsAg dan Hasil Non Reaktif%14800 100
      fJumlah Pasien yang di screening Hepatitis COrang17300 100
      gJumlah Pasien yang reaktif Hepatitis COrang17300 100
      hJumlah pasien yang mendapatkan pengobatan Hepatitis COrang17300 100
      iJumlah Pasien yang sembuh setelah pengobatan Hepatitis COrang17300 100
              
     7TyphoidXXXX< 2 /1000 penduduk100
      aCakupan pelayanan penderita Tifoid%000 100
      bPersentase Kematian Akibat Penyakit Tifoid%000 100
      bJumlah  SD dengan penjamah (penjaja)  makanan  yang  dilakukan pemeriksaan (terakhir di laksanakan di thn 2017 melalui kegiatan di BTKLPP)SD000 100
            
     8MalariaXXXXAnnual Parasite Incedence (API) = 0,10 per 1000 penduduk100
      aJumlah Kasus Malaria Lokal yg ditemukan dan ditangani sesuai standar%000 100
      bJumlah Kasus Malaria Import yg ditemukan dan ditangani sesuai standar%000 100
      cJumlah Desa / Kelurahan  yang dilakukan Pemetaan Daerah Reseptif%000 100
      dPersentase Konfirmasi Laboratorium ( Mikroskop dan RDT ) Suspek Malaria%000 100
      ePersentase Kasus Positif Malaria yang dilakukan Penyelidikan Epidemiologi%000 100
              
     9ZoonosisXXXXTerjadi Kasus Penyakit Zoonosis Pada Manusia dan Hewan100
      aJumlah Kematian Akibat Penyakit Rabies Pada Manusia dan HewanOrang000 100
      bJumlah Kabupaten / kota yang memiliki > 20% Puskesmas Rujukan Rabies CenterPKM000 100
      c Jumlah Kasus Antraks yang ditemukan dan ditangani sesuai standarOrang000 100
      dJumlah Kasus Flu Burung yang ditemukan dan  ditangani sesuai standarOrang000 100
      eJumlah Kasus Leptospirosis  yang ditemukan dan  ditangani sesuai standarOrang000 100
             
     10VektorXXXX 100
      aJumlah Rumah Bebas Jentik Aedes ( ABJ )%27599595 100
      bJumlah Habitat Positif Larva Anopheles ( Indeks Habitat )%111 100
    LAMPIRAN : CAKUPAN KEGIATAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
     
      NO  JENIS KEGIATAN  SATUANJUMLAH SASARANTARGET SASARAN (T)  PENCAPAIAN (H)  CAKUPAN 
     VARIABEL (V)SUB VARIABEL (SV) 
    VIPELAYANAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PTM DAN KESWA    71  
    APenduduk usia ≥ 15 tahun yang melakukan deteksi dini faktor risiko PTM (≥ 80% populasi usia ≥ 15 tahun)%203180%2031100100 
              
    BSkrining perokok dan deteksi dini kanker serviksXXXX75,5825X 
     1.Desa/Kelurahan yang mengimplementasikan KTR%330%52X100 
     2.Skrining perokok usia remaja%2141diturunkan menjadi 8,7 %100X100 
     3.Presentase penduduk usia  15 – 59 tahun yang dilakukan skrining sesuai standar SPM%7805100%2031X100 
     4.Presentase jumlah perempuan usia 30 – 50 tahun yang di deteksi dini kanker serviks dan payudara%163480%38X2,33 
            
    CPenderita Hipertensi mendapatkan pengobatan sesuai standarXXXX26,74X 
      Presentase penderita hipertensi yang mendapatkan pengobatan sesuai standar%4349100%1163 26,74 
    DPenderita DM mendapatkan pengobatan sesuai standarXXXX100,92X 
     Presentase penderita diabetes mellitus yang mendapatkan pengobatan sesuai standar%235100%237 100,92 
             
    EUpaya kesehatan Mata/pencegahan kebutaanXXXX22,11X 
     1.Pesersentase deteksi dini gangguan indera dan fungsional (penglihatan, pendengarandan fungsional/disabilitas) pada semua populasi%71040%157 22,11 
    FKesehatan Jiwa.           XXXX100X 
     1Presentasi penderita gangguan jiwa berat yang mendapatkan pelayanan sesuai standar%2.3 per 1000 x jml penduduk100%16X100 
     2persentase kasus pasung yang dilepas%jml kasus pasung 100%0X100 
     3Jumlah Penyalahgunaan Napza yang mendapat pelayanan rehabilitas medis%Jumlah klien yg datang  ke Pusk100%0X100 
     4Presentase penderita Depresi pada penduduk ≥15 tahun yang mendapat pelayanan%jml penduduk ≥15 tahun50%0X100 
     5Presentase penderita Gangguan Mental Emosional pada penduduk ≥15 tahun yang mendapat pelayanan%jml penduduk ≥15 tahun50%2X100 
    LAMPIRAN CAKUPAN KEGIATAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
        JUMLAHTARGET CAKUPAN
    NOJENIS KEGIATANSATUANSASARANSASARANPENCAPAIANVARIABELSUB VARIABEL
         (T)(H)(V)(SV)
    VIIPELAYANAN SURVEILANS DAN IMUNISASIXXXX114X
             
    APelayanan ImunisasiXXXX129X
     1Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization (UCI)   Desa333X100
     2Bayi mendapatkan imunisasi dasar lengkapBayi133106137X129
     3Imunisasi DT pada anak kelas 1 SDAnak241168229X136
     4Imunisasi Td pada anak SD kelas 2Anak224156222X142
     5Imunisasi MR pada Anak SekolahAnak241168229X136
             
    BSKD & RESPON KLBXXXX100X
     1Jumlah laporan mingguan dilaporkan tepat waktuLaporan525252X100
     2Jumlah laporan mingguan dilaporkan LengkapLaporan525252X100
     3Jumlah Desa dengan KLB yang dilakukan  PE  ≤ 24 jam Desa300X100
     4 persentase respon thd peringatan dini/alert (%)%10000X100
             
    LAMPIRAN : CAKUPAN KEGIATAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
      NO    JENIS KEGIATAN  SATUAN  JUMLAH SASARAN  TARGET SASARAN (T)  PENCAPAIAN (H)CAKUPAN
    VARIABEL (V)SUB VARIABEL (SV)
    VIIIUPAYA PENGOBATAN    83 
           A.Kunjungan rawat jalan  XXXX83,0951655X
     a. Rawat jalan umum        (15% —— 2010)  (kunj.baru)Orang1312719691007X51,14271204
     b. Rawat jalan gigi.    ( 4% )      (kunj.baru +lama)Orang13127525604X115,047619
          
                 B.Pemeriksaan Laboratorium *)XXXX83X
     a. Pemeriksaan Hemoglobin pada ibu hamil  (∑ Bumil …..)Spesimen110110110X100
     b. Pemeriksaan sputum TB   ( Target = 21 / 1000 x jlh pddk )Spesimen242424X100
     c. Pemeriksaan darah trombosit tersangka DBDSpesimen000X100
     d. Pemeriksaan darah malariaSpesimen181818X100
     e. Pemeriksaan test kehamilanSpesimen000X0
     f. Pemeriksaan Urine Protein pada ibu HamilSpesimen174174174X100
    LAMPIRAN : CAKUPAN KEGIATAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
      NO      JENIS KEGIATAN      SATUANJUMLAH SASARANTARGET SASARAN (T)  PENCAPAIAN (H)CAKUPAN
    VARIABEL (V)SUB VARIABEL (SV)
    IX. UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN     
    PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONALXXXX57X
    IPROGRAM KESEHATAN GIGI DAN MULUTXXXX50X
     1Penjaringan kesehatan gigi dan mulut di sekolahSEKOLAH181818X100
     2% murid kelas 1 SD/MI  yang dilakukan penjaringanMURID KLS 1109109109X100
     3% SD/MI yang melaksanakan UKGS tahap IIISD/MI000X0
     4Pelayanan kesehatan gigi dan mulut / penjaringan di UKGMUKGM171717X100
     5Index DMF-T seluruh kelompok usiaINDEX DMF-T000X0
     6Prevalensi Karies semua kelompok usia% PREVALENSI KARIES000X0
    IIPROGRAM PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONALXXXX50X
     1Pendataan dan Pembinaan Penyehat Tradisional (Hattra)volume kegiatankosongkan00X0
     2Jumlah Kelompok Asuhan Mandiri Pemanfaatan TOGA dan AkupressurKELOMPOK ASMAN(kosongkan)22X100
     3Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tanaman Obat di puskesmasJumlah(kosongkan)11X100
     4Menyelenggarakan pelayanan kesehatan tradisional (Akupunktur/Akupressur/Herbal/konseling asman/pijat baduta) di puskesmasORANG1312700X0
    III.PROGRAM PERKESMASXXXX70X
     1.Jumlah Individu yang mendapatkan Asuhan Keperawatan  Di Puskesmasindividu747474X100
     2.Jumlah Individu yang mendapatkan Asuhan Keperawatan membutuhkan tindak lanjut PerawatanIndividu414141X100
     3.Jumlah Keluarga Binaan yang mendapatkan Asuhan KeperawatanKeluarga818181X100
     4.Jumlah Keluarga binaan dengan hasil Asuhan KM-1Keluarga000X0
     5Jumlah Keluarga binaan dengan hasil Asuhan KM-IVKeluarga777X100
     6Jumlah Kelompok Binaan yang mendapatkan  Asuhan KeperawatanKelompok202020X100
     7Jumlah Kelompok Binaan dengan hasil Asuhan Keperawatan KM-IKelompok111X100
     8Jumlah Kelompok Binaan dengan hasil Asuhan Keperawatan KM-IVKelompok000X0
     9Jumlah Desa/Kelurahan Binaan yang mendapatkan Asuhan KeperawatanDesa/Kelurahan333X100
     10Jumlah Desa/Kelurahan Binaan yang total coverage dalam melaksanakan Kegiatan PIS/PKDesa/Kelurahan000X0
    • POS TERBARU
    • POS POPULER

    INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT 2025

    3 November 2025

    MAKLUMAT PELAYANAN

    28 Mei 2024

    VISI Puskesmas Sewo

    28 Mei 2024

    SEMINAR HASIL SURVEI IKM SOPPENG TAHUN 14122024

    16 Mei 2024

    INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT 2025

    3 November 2025

    MAKLUMAT PELAYANAN

    28 Mei 2024

    VISI Puskesmas Sewo

    28 Mei 2024

    SEMINAR HASIL SURVEI IKM SOPPENG TAHUN 14122024

    16 Mei 2024
    Facebook Twitter Instagram YouTube
    © 2026 UPTD Puskesmas Sewo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    WhatsApp us